Rabu, 01 Agustus 2012

Kekuatanku


Mimpi itu seperti tidak akan pernah terwujud. Semakin kubayangkan rasanya semakin sakit yang kurasakan di dalam hatiku.
Semuanya hanya karena satu alasan yang tidak manusiawi sama sekali. Ya…tidak manusiawi. Mungkin mereka akan menyesal nanti, tapi bagaimana dengan impian dan harapanku?
Apakah ia akan terkubur dalam tanpa ada yang tau?
Rasa itu begitu berkecamuk di dadaku, ada hal yang tak mampu untuk kugapai. Semua itu karena satu alasan yang tidak manusiawi. Ya, tidak manusiawi….
Bagaimana mungkin mereka katakan itu sebagai bukti rasa sayang mereka? Jika sebenarnya itu menyiksakan.
Apakah benar kecintaan bisa berubah menjadi kesakitan bila ia terlalu dalam?
Aku bahkan lupa apa mimpiku semalam.
Mungkin karena ia terlalu indah untuk diwujudkan. Kini aku takut untuk kembali berharap
Aku takut untuk kembali bermimpi
Karena satu hal yang kuinginkan tak pernah atau mungkin sulit untuk kugapai…

Dari rasa yang tersembunyi di dalam lubuk hati yang terdalam…
Kelak ketika aku dipercaya Allah untuk menjadi orang tua..
Aku ingin menjadi orang tua yang tidak menuntut banyak hal yang bersifat duniawi pada anak
Aku ingin menjadi orang tua yang memahami perasaan dan apa yang diinginkan anak
Aku ingin menjadi orang tua yang tidak memaksakan apa yang diinginkan pada anak hingga mengabaikan perasaan anak
Bukan orang tua yang egois…
Bukan orang tua yang tidak mau mengerti
Bukan orang tua yang memberikan hak anak dan di kemudian hari menuntutnya untuk membalasnya sebagai kewajiban
Aku hanya ingin menjadi orang tua yang bisa dijadikan tempat anak-anaknya bersandar
Buka dijauhi atau ditakuti…..

Mungkin aku harus belajar….
Belajar untuk melupakan apa yang sejak dulu kuinginkan
Belajar untuk menikhlaskan apa yang sejak dulu kupendam di dasar hatiku
Belajar untuk mengerti bahwa apa yang diharapkan dan apa yang diimpikan, tidak selamanya bisa terujud menjadi kenyataan..
Mungkin aku tak biasa tanpanya, tapi perlahan aku yakin bisa melewatinya
Mungkin aku tak biasa bila melewati semuanya sendiri, tapi aku yakin aku mampu menitinya sendiri.. ya, meniti jalan ini sendiri, tertatih sendiri, jatuh dan bangun sendiri..
Aku harus bisa sendiri, aku harus mampu melewatinya sendiri…
Masih banyak tanggung jawab yang harus kuselesaikan…
Masih banyak hal yang harus kukerjakan.
Sejenak atau mungkin dalam waktu yang lama, harus melupakan semua harap yang tersembunyi di dasar hati..
Biarlah semua menjadi kenangan… tanpa tau kapan ia akan terwujud atau bahkan takan pernah terwujud
Namun aku percaya, Allah tidak akan pernah meninggalkanku sendirian…
Karena Allah tau aku bisa melakukannya
Aku bisa melewatinya….
Aku bisa menghadapi ini sendiri….

Allahu musta’an….