Mimpi itu seperti tidak akan pernah
terwujud. Semakin kubayangkan rasanya semakin sakit yang kurasakan di dalam
hatiku.
Semuanya hanya karena satu alasan
yang tidak manusiawi sama sekali. Ya…tidak manusiawi. Mungkin mereka akan
menyesal nanti, tapi bagaimana dengan impian dan harapanku?
Apakah ia akan terkubur dalam tanpa
ada yang tau?
Rasa itu begitu berkecamuk di
dadaku, ada hal yang tak mampu untuk kugapai. Semua itu karena satu alasan yang
tidak manusiawi. Ya, tidak manusiawi….
Bagaimana mungkin mereka katakan itu
sebagai bukti rasa sayang mereka? Jika
sebenarnya itu menyiksakan.
Apakah benar kecintaan bisa berubah
menjadi kesakitan bila ia terlalu dalam?
Aku bahkan lupa apa mimpiku semalam.
Mungkin karena ia terlalu indah
untuk diwujudkan. Kini aku takut untuk kembali berharap
Aku takut untuk kembali bermimpi
Karena satu hal yang kuinginkan tak
pernah atau mungkin sulit untuk kugapai…
Dari rasa yang tersembunyi di dalam
lubuk hati yang terdalam…
Kelak ketika aku dipercaya Allah
untuk menjadi orang tua..
Aku ingin menjadi orang tua yang
tidak menuntut banyak hal yang bersifat duniawi pada anak
Aku ingin menjadi orang tua yang
memahami perasaan dan apa yang diinginkan anak
Aku ingin menjadi orang tua yang
tidak memaksakan apa yang diinginkan pada anak hingga mengabaikan perasaan anak
Bukan orang tua yang egois…
Bukan orang tua yang tidak mau
mengerti
Bukan orang tua yang memberikan hak
anak dan di kemudian hari menuntutnya untuk membalasnya sebagai kewajiban
Aku hanya ingin menjadi orang tua
yang bisa dijadikan tempat anak-anaknya bersandar
Buka dijauhi atau ditakuti…..
Mungkin aku harus belajar….
Belajar untuk melupakan apa yang
sejak dulu kuinginkan
Belajar untuk menikhlaskan apa yang
sejak dulu kupendam di dasar hatiku
Belajar untuk mengerti bahwa apa
yang diharapkan dan apa yang diimpikan, tidak selamanya bisa terujud menjadi
kenyataan..
Mungkin aku tak biasa tanpanya, tapi
perlahan aku yakin bisa melewatinya
Mungkin aku tak biasa bila melewati
semuanya sendiri, tapi aku yakin aku mampu menitinya sendiri.. ya, meniti jalan
ini sendiri, tertatih sendiri, jatuh dan bangun sendiri..
Aku harus bisa sendiri, aku harus
mampu melewatinya sendiri…
Masih banyak tanggung jawab yang
harus kuselesaikan…
Masih banyak hal yang harus
kukerjakan.
Sejenak atau mungkin dalam waktu
yang lama, harus melupakan semua harap yang tersembunyi di dasar hati..
Biarlah semua menjadi kenangan…
tanpa tau kapan ia akan terwujud atau bahkan takan pernah terwujud
Namun aku percaya, Allah tidak akan
pernah meninggalkanku sendirian…
Karena Allah tau aku bisa
melakukannya
Aku bisa melewatinya….
Aku bisa menghadapi ini sendiri….
Allahu musta’an….
